Inter Milan mengakhiri spekulasi soal masa depan penjaga gawang mereka, Samir Handanovic. La Beneamata resmi memperpanjang kontrak kiper Slovenia itu hingga Juni 2021.

Ini merupakan perpanjangan kontrak kedua Handanovic bersama Inter Milan. Ia mulai tiba di San Siro pada 2012, setelah direkrut dari Udinese seharga 15 juta euro. Kedatangannya menggantikan Julio Caesar yang hengkang ke Queens Park Rangers di tahun yang sama.

“Saya merasa istimewa menjadi kiper utama Inter. Suatu kehormatan bisa bermain untuk Inter dan menjadi bagian dari sejarah klub ini,” ujar Handanovic usai membubuhkan tanda tangannya, seperti dikutip dari Calciomercato.

Sejauh ini, Handanovic tak tergantikan sebagai penjaga gawang nomor satu Inter Milan. Kiper 33 tahun itu sudah tampil dalam 220 pertandingan, dengan catatan 254 kebobolan dan 75 penyelamatan.

“Ada begitu banyak penjaga gawang yang bermain untuk Inter Milan selama bertahun-tahun, dan dengan perpanjang kontrak ini, saya juga berharap akan dikenang oleh para fans,” ungkapnya.

Banyak Dilirik Klub Lain

Musim ini, gawang Handanovic baru kebobolan 10 kali dalam 14 pertandingan di Serie A. Performa gemilangnya membawa Inter bersaing di papan atas dan sejauh ini belum terkalahkan.

“Desember? Bagi kami itu sangat penting karena ada banyak pertandingan yang harus dimainkan. Kami sangat fokus pada pertandingan lawan Chievo Verona (hari Sabtu) karena kami tidak ingin terlihat terlalu jauh,” katanya.

Sebelum meneken kontrak baru ini, Handanovic sempat dikabarkan tidak betah lagi Inter Milan. Faktornya tak lain karena La Beneamata minim prestasi. Apalagi, Handonovic sangat berkeinginan bermain di Liga Champions, kompetisi paling bergengsi di Eropa yang justru tak pernah lagi diikuti Inter sejak dia datang.

Menyusul situasi itu, klub-klub Liga Inggris sempat menyatakan ketertarikan pada Handanovic. Antara lain Liverpool, Arsenal, dan Manchester United.

Berpengalaman di Liga Italia

Handonovic termasuk salah satu kiper asing yang memiliki segudang pengalaman di kancah Liga Italia. Ia sudah datang di Negeri Piza sejak 2004. Udinese kala itu merekrutnya secara gratis dari klub pertamanya, NK Domzale.

Saat pertama kali gabung Udinese, Handanovic tak lantas jadi pilihan utama. Beberapa kali ia dipinjamkan ke klub lain, seperti Treviso (2005), Lazio (2006), dan RImini (2006). Baru sejak tahun 2007, ia menjadi kiper andalan Udinese.

AC Milan akan melanjutkan tradisi mengutamakan pemain binaan akademi di bawah asuhan pelatih anyar Gennaro Gattuso. Setelah Gianluigi Donnarumma, Davide Calabria, Manuel Locatelli, dan Patrick Cutrone, kini muncul nama baru Raoll Bellanova.

Bellanova lahir pada 17 Mei 2000, dan sudah bergabung dengan Akademi Milan sejak usia 6 tahun. Usai bermain di posisi bek sayap kanan, ia tampil dalam delapan pertandingan di tim Primavera musim ini.

Bukan kali pertama Bellanova menjadi perbincangan. Sebelum Gattuso ditunjuk sebagai pelatih tim utama, ia juga sudah mencuri perhatian Vincenzo Montella. Ia juga sudah berada di bangku cadangan AC Milan saat menghadapi Torino akhir pekan lalu yang berakhir imbang tanpa gol.

Namun, menurut Calciomercato, Gattuso kabarnya lebih memilih meminjamkan Bellanova ke klub lain terlebih dahulu agar mendapatkan jatah bermain yang banyak, demi menunjang perkembangannya.

Dengan opsi ini, Bellanova kemungkinan bisa dipinjamkan ke klub kecil, seperti yang dilakukan Juventus dalam meminjamkan Moise Kean ke Verona.

Fokus Kembangkan Cutrone

Lebih lanjut, Gattuso dikabarkan akan fokus mengorbitkan penyerang muda Patrick Cutrone. Striker 19 tahun itu tidak mendapatkan tempat utama selama di bawah asuhan Montella, meski tampil mengesankan. Ia sudah tampil sembilan pertandingan di Serie A, tapi baru tiga kali diturunkan sebagai starter.

Padahal, Cutrone sendiri tidak kalah tajam dibanding dua striker anyar, Andre Silva dan Nikola Kalinic. Ia sudah mencetak 7 gol serta 2 assist dalam 17 kali kesempatan tampil di semua ajang. Karena itu, Gattuso kabarnya akan memainkan Cutrone lebih sering.

Demi menjaga aset berharganya itu dari incaran banyak klub lain, Direktur Olahraga AC Milan, Massimiliano Mirabelli, akan membentengi Cutrone dalam waktu dekat. Senada dengan itu, agen Cutrone, Donato Orgnoni juga telah menyatakan bahwa kliennya ingin bertahan di San Siro.

Saat ini, setidaknya sudah ada tiga klub Italia yang menyatakan keinginan untuk mendapatkan Cutrone. Mereka adalah Torino, Verona, dan Udinese.